Skip to main content

Kura Pura


Pura pura namanya, bila dicermati ia seperti hidup di dua alam darat dan air, amfibi! Namun sejatinya ia adalah makhluk darat sebagai reptilia. Ia punya cangkang! Cangkang pura pura berbentuk seperti mangkuk yang sedang telungkup. Pada pura pura jenis tertentu, di cangkangnya bermotifkan 6 sampai 14 segi 6 yang tidak simetris satu dengan yang lainnya. Keras cangkang itu jadi tempat berlindung dirinya disaat ancaman tiba, pura pura akan menyingsingkan tangan, kaki dan kepalanya pula! Disinyalir karena beban cangkang yang ia panggul, pura pura sangatlah berhati hati dalam melangkah, tak heranlah ia menjadi simbol kepelan-pelanan. Bila bukan karena cangkang itu, boleh jadi pura pura sudah menjadi cerita dan jadi awetan penghuni museum..

Hmm..

Kura kura namanya, bila dicermati ia seperti hidup di dalam kebenaran, namun sejatinya ia berada pada sisi kebatilan. Ia juga punya cangkang! Hanya saja, cangkang yang ia miliki bukanlah cangkang kaku kuat berupa benda padat. Cangkang dia berwujud dalih! Uniknya, kura kura jenis tertentu memiliki cangkang yang berlapis lapis banyaknya. Cangkang itu jadi tempat berlindung dirinya saat ancaman tiba, bahkan bisa setiap saat jadi tempat 'sembunyi' tanpa perlu repot menyingsingkan anggota tubuhnya. Disinyalir karena beban cangkang yang ia miliki, kura kura sangatlah berhati hati dalam bertingkah dan melangkah (dan mungkin lebih berhati hati segala hal). Bila bukan karena cangkang itu, boleh jadi kura kura sudah tidak ada lagi menyisakan kedamaian dan hati yang bersih..

Comments

Popular posts from this blog

Analogi: Manuver Kumbang

Suatu hari aku melihat seekor kumbang aka wawung yang tengah terbang dengan manuver manuver yang agak menggangguku dan tiba tiba si kumbang turbulensi dengan manuvernya jatuh ke lantai lalu terdiam dengan posisinya yang terbalik di lantai, si kumbang terus berusaha untuk dapat membalikan badannya kembali dan beberapa saatpun berlalu dan si kumbang terdiam, aku kira si kumbang sudah mati, ya karena kumbang juga mempunyai cara untuk mengelabui musuhnya yaitu dengan cara pura pura mati dan aku berniat untuk menyingkirkan si kumbang dari lantai, karena takut bila si kumbang akan terinjak oleh orang lain.. namun, aku tidak langsung menyingkirkan kumbang dari tempatnya.. dan aku mau mengamatinya dulu, hehe.. :D

Analogi: Batu Zamrud

Ide ini muncul begitu saja ketika Aku sedang belajar IPS Geografi tentang batuan. nah di bumi ini ada tiga macam batuan yaitu batuan beku batuan sedimen dan batuan metamorf. ketika batuan ini terbentuk melalui berbagai macam proses.

Penilaian

Yang aku tau, segala apa yang terjadi disekitarku itu awalnya tidak ada nilainya atau netral.. Hujan, gerimis, mendung, cerah, terik.. itu tak bernilai, netral, tawar tak berasa..