Skip to main content

Sebuah kisah menuju peraduan

Zubaidah istri Harun Ar-Rasyid mempunyai kebaikan yang sangat besar bagi umat. Beliau membuat aliran air yang sangat panjang untuk suplai air kepada jamaah haji di Mina. Sehingga terkenal dalam sejarah dengan sebutan Mata Air Zubaidah.

Disebut  setelah beliau wafat, Imam Abdullah Ibnu Al-Mubarok bertemu Zubaidah dalam mimpi. Ibnu Mubarok kemudian bertanya, “Apa yang telah Allah perbuat untukmu?”

Zubaidah menjawab, “Aku mendapatkan ampunan-Nya.”

Lalu ditanyakan kepadanya, “Apakah karena mata air untuk jamaah haji?”

Beliau menjawab, “Wallahi tidak, bukan karena itu, tetapi karena dua rakaat di waktu malam yang tidak pernah aku tinggalkan.”

(Tarikh Baghdad)
------

Berkata Abu Ad Dardaa radhiallahu anhu :

"Berpuasalah pada hari yang amat
panas untuk persiapan panasnya
hari kebangkitan...
Shalatlah dua rakaat pada
kegelapan malam untuk
persiapan gelapnya kubur."

[طائف المعارف ٣٢٣]

Comments

Popular posts from this blog

Serahkan pada ahlinya

Aku yakin kamu pasti pernah merasa bisa melakukan segala sesuatu sendiri. entah itu karena pengaruh nonton video tutorial dan "kok kelihatannya mudah ya", atau karena jika dipikir pikir memang mudah secara konsepnya. tapi nyatanya, nggak semua hal bisa kita kerjakan sendiri. dunia ini tuh terlalu kompleks untuk kita jalani sendirian. azg 😎

Penulis kode

Bismillaahirrahmaanirrakhiim.. Wah rasanya sudah nggak sebentar sejak terakhir kali aku menulis untuk disajikan di blog ini.. Hmm terhitung sudah hampir 2 tahunan ya, sejak artikel terakhir manuver si kumbang hehe.. Hmm ya walaupun ada sekalimat yang aku post setelah si kumbang ehehe.. saat itu saat aku ingat kembali kalau aku juga punya wadah untuk tulisan tulisan yang aku tulis..

Analogi: Batu Zamrud

Ide ini muncul begitu saja ketika Aku sedang belajar IPS Geografi tentang batuan. nah di bumi ini ada tiga macam batuan yaitu batuan beku batuan sedimen dan batuan metamorf. ketika batuan ini terbentuk melalui berbagai macam proses.