Skip to main content

Puisi: Sepercik Api

Mumpung ini adalah bulan bahasa (Bulan Oktober), aku mau ngepost puisi karyaku sendiri nih

Sepercik Api


sepercik api
meredup hangatnya
kian melemah cahanyanya
tenggelam di gelap malam

sepercik api
tetap berkobar
ditengah deras gerimis
di dekap dinginya malam

sepercik api
tetap membara
meski tak tau kapan gerimis berhenti
meski tak tau juga kapan pagi menjelang

Comments

Popular posts from this blog

Serahkan pada ahlinya

Aku yakin kamu pasti pernah merasa bisa melakukan segala sesuatu sendiri. entah itu karena pengaruh nonton video tutorial dan "kok kelihatannya mudah ya", atau karena jika dipikir pikir memang mudah secara konsepnya. tapi nyatanya, nggak semua hal bisa kita kerjakan sendiri. dunia ini tuh terlalu kompleks untuk kita jalani sendirian. azg 😎

Hati hati dengan barang bawaanmu

Hai sobat, satu lagi segelintir artikel yang ku tulis untuk meningkatkan kewaspadaan diri, artikel ini aku tulis dari apa yang aku lihat, saksikan dan perhatikan sendiri, yaitu sebuah peristiwa yang bisa dibilang cukup merugikan bagi yang mengalaminya.